• gambar
  • gambar

SELAMAT DATANG DI WEBSITE MA NEGERI 3 BOYOLALI JAWA-TENGAH

Pencarian

Kontak Kami


MA NEGERI 3 BOYOLALI

NPSN : 20364957

Dukuh Gading Desa Jenengan Kec.Sawit Kabupaten Boyolali


man3boyolali@gmail.com

TLP : 02763295601


          

Prestasi Siswa


SBH

Pengiriman Kontingen Saka Bakti Husada Tahun 2019 di Cemahi



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 44680
Pengunjung : 24226
Hari ini : 34
Hits hari ini : 135
Member Online : 0
IP : 34.231.247.88
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

RINTISAN PROGRAM VOKASI MAN 3 BOYOLALI





  •  


Sawit, Boyolali (MAN 3 Boyolali) – Launching rintisan program vokasi MAN 3 Boyolali telah diresmikan oleh Bapak Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Bapak H. Musta’in Ahmad, SH, MH, Senin (10/01/2022). Beliau mengapresiasi keberadaan rintisan program vokasi di MAN 3 Boyolali yaitu tata boga, keterampilan menjahit, otomotif, pengelasan dan program tahfidz. Beliau juga menuturkan ada 3 amalan utama madrasah, yaitu karakter islami, keilmuan dan kemodernan serta kemandirian dan keumatan demi mewujudkan Islam Rahmatan Lil’alamin yang diharapkan dapat menjadi rahmat bagi seluruh alam, termasuk salah satunya kehidupan manusia. 


Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini bertempat di halaman depan MAN 3 Boyolali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Kankemenag Kabupaten Boyolali, Bapak Kasi Pendma Kemenag Kabupaten Boyolali, Bapak Pengawas MAN 3 Boyolali, Bapak dan Ibu Komite MAN 3 Boyolali, Ibu Camat kecamatan Sawit, Ibu Kepala Puskesmas kecamatan Sawit, Bapak Kapolsek kecamatan Sawit, Bapak Danramil kecamatan Sawit, Bapak/Ibu Kepala MTs/SMP di sekitar kecamatan Sawit serta Bapak/Ibu orang tua wali peserta didik kelas X dan XI. Bapak Kepala MAN 3 Boyolali, Drs. Tukimin, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan latar belakang terselenggarakannya rintisan program vokasi yang berorientasi pada peserta didik untuk memiliki kemampuan dan modal dasar agar dapat hidup mandiri di lingkungannya. Perencanaan program vokasi diawali dengan identifikasi kebutuhan program yaitu kondisi latar belakang ekonomi peserta didik. Sebagian besar dari kalangan menengah ke bawah, kemudian tidak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Hal ini membuat MAN 3 Boyolali perlu membekali peserta didik dengan pendidikan keterampilan kerja (vokasi). Penting bagi madrasah memiliki program unggulan yang bisa dijual ke masyarakat. Jadi ada ciri khusus yang membedakan dengan madrasah lain agar animo masyarakat sekitar kepada masyarakat meningkat.


Prosesi peresmian launching rintisan program vokasi MAN 3 Boyolali, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah oleh paduan suara MAN 3 Boyolali. Selanjutnya lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Danang Irawan, peserta didik kelas XII IPA 1. Pemutaran video profil MAN 3 Boyolali disaksikan oleh seluruh yang hadirin setelah menyaksikan penampilan tari saman oleh 11 peserta didik yang ikut memeriahkan acara tersebut. Acara inti prosesi peresmian, dilakukan dengan proses potong pita, pelepasan balon udara dan penandatanganan prasasti serta pengesahan silabus rintisan program vokasi oleh Bapak Kakanwil yang diiringi lagu oleh hadrah MAN 3 Boyolali. Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak M Hasim Usman selaku ketua panitia launching rintisan program vokasi MAN 3 Boyolali. 


Pasca acara launching rintisan program vokasi MAN 3 Boyolali, Bapak Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah bersama Bapak Khusnul Abadi, S.Pd berbincang-bincang dalam acara podcast MANTILI PERKASA (MAN Tiga Boyolali Partisipatif Kreatif Santun) yang merupakan jargon dari MAN 3 Boyolali. Dalam podcast tersebut beliau menyampaikan kesan dan pesan untuk MAN 3 Boyolali, “Kesan pertama yang saya tangkap adalah semangat, ini modal penting untuk kemajuan dan semangat ini harus dikuatkan dan dijaga dengan soliditas, jadi rukun, bersatu, kompak maka apa yang menjadi harapan keluarga besar MANTILI PERKASA ini bisa terwujud,” ujar H. Musta’in Ahmad. Acara podcast diakhiri dengan pesan bahwa “Moderasi beragama itu pada intinya boleh, karena menjaga agama agar moderat (ada ditengah) karena kalau itu tidak kita dijaga akan mengganggu pengalaman beragama bahkan kerukunan umat bergama.”


 


Link youtube  https://youtu.be/qnlmXlTjCcU


 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :

Pengirim : Tukimin -  [tukimindrs01@gmail.com]  Tanggal : 11/01/2022

Sangat menginspirasi


Pengirim : M Ali Imron -  [ aimron627@ymail.com]  Tanggal : 11/01/2022

Selamat dan semoga sukses selalu. Aamiin


Pengirim : Kusnul -  [Queenkeis515@gmail.com]  Tanggal : 11/01/2022

Allahuakbar, jaya terus, terus berkembang mantiliku, jangan pernah terhenti



   Kembali ke Atas