Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM) merupakan salah satu subtes penting dalam UTBK SNBT yang bertujuan mengukur kemampuan peserta dalam memahami isi bacaan serta menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Dalam subtes ini, peserta tidak hanya dituntut mampu membaca teks dengan cepat, tetapi juga harus dapat menemukan informasi penting, memahami hubungan antaride, hingga menganalisis penggunaan bahasa dalam suatu kalimat.
Soal PBM dalam UTBK SNBT umumnya terdiri dari berbagai bentuk soal, seperti menentukan ide pokok, judul bacaan, kalimat utama, kalimat efektif, penggunaan imbuhan, kata hubung, ejaan, tanda baca, hingga kalimat baku. Oleh karena itu, peserta perlu memperbanyak latihan soal agar lebih terbiasa menghadapi tipe soal yang sering muncul dalam ujian.
Table of Contents
ToggleApa itu Pemahaman Bacaan dan Menulis?

Pemahaman Bacaan dan Menulis atau PBM merupakan salah satu subtes dalam UTBK SNBT yang berfokus pada kemampuan memahami informasi dalam bacaan serta penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Subtes ini dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam membaca, menganalisis, memahami hubungan antaride, hingga menyusun penggunaan bahasa yang efektif sesuai kaidah.
Dalam soal PBM, peserta biasanya akan diberikan sebuah teks bacaan, kemudian diminta menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan isi teks tersebut. Selain itu, terdapat juga soal kebahasaan yang menguji pemahaman tata bahasa, ejaan, hingga penggunaan kalimat yang tepat.
Materi yang Sering Muncul dalam Soal PBM
Ada beberapa materi yang cukup sering muncul dalam soal Pemahaman Bacaan dan Menulis UTBK SNBT, di antaranya sebagai berikut.
1. Menentukan Judul Bacaan
Peserta diminta menentukan judul yang paling sesuai dengan isi bacaan. Judul yang tepat biasanya mewakili inti pembahasan teks secara keseluruhan.
2. Menentukan Ide Pokok
Soal ide pokok bertujuan menguji kemampuan peserta menemukan inti pembahasan dalam suatu paragraf atau bacaan.
3. Menentukan Kalimat Utama
Dalam materi ini, peserta harus mampu menentukan kalimat yang menjadi pokok pembahasan dalam sebuah paragraf.
4. Menentukan Kalimat Efektif
Kalimat efektif adalah kalimat yang singkat, jelas, tidak bertele-tele, dan mudah dipahami. Soal biasanya meminta peserta memilih atau memperbaiki kalimat agar menjadi lebih efektif.
5. Menentukan Kalimat Penghubung
Kalimat penghubung digunakan untuk menyambungkan dua paragraf agar isi bacaan menjadi lebih runtut dan padu.
6. Penggunaan Imbuhan
Materi imbuhan menguji pemahaman peserta terhadap penggunaan awalan, sisipan, akhiran, maupun gabungan imbuhan dalam kata.
7. Kata Hubung
Peserta perlu memahami penggunaan konjungsi atau kata hubung yang tepat agar hubungan antarkalimat menjadi jelas.
Contoh kata hubung:
- karena
- sehingga
- tetapi
- namun
- kemudian
8. Ejaan dan Tanda Baca
Materi ini berkaitan dengan penulisan bahasa Indonesia sesuai kaidah, seperti penggunaan huruf kapital, tanda koma, titik, tanda hubung, dan lainnya.
9. Kalimat Baku
Kalimat baku menggunakan kata dan struktur bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia resmi.
Contoh:
- Tidak baku: “Ijazah itu udah dilegalisir.”
- Baku: “Ijazah itu sudah dilegalisasi.”
Contoh Soal Pemahaman Bacaan dan Menulis & Pembahasannya
Agar lebih memahami pola soal PBM dalam UTBK SNBT, peserta perlu membiasakan diri mengerjakan berbagai tipe soal pemahaman bacaan dan kebahasaan.
Soal 1
Perhatikan paragraf berikut!
Perkembangan teknologi membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah dan fleksibel. Siswa dapat mengakses berbagai materi pembelajaran melalui internet kapan saja dan di mana saja. Selain itu, berbagai platform digital juga membantu guru menyampaikan materi secara lebih menarik dan interaktif.
Ide pokok paragraf tersebut adalah …
A. Internet digunakan untuk mencari hiburan
B. Guru harus menggunakan teknologi setiap saat
C. Teknologi membantu proses pembelajaran menjadi lebih mudah
D. Siswa lebih menyukai media sosial dibanding belajar
E. Platform digital digunakan untuk bermain gim
Jawaban: C. Teknologi membantu proses pembelajaran menjadi lebih mudah
Pembahasan:
Paragraf membahas manfaat teknologi dalam proses pembelajaran, seperti memudahkan akses materi dan membuat pembelajaran lebih interaktif. Oleh karena itu, ide pokok paragraf adalah teknologi membantu proses pembelajaran menjadi lebih mudah.
Soal 2
Perhatikan kalimat berikut!
“Para siswa-siswa diwajibkan untuk memakai seragam lengkap pada saat upacara berlangsung.”
Perbaikan kalimat efektif yang tepat adalah …
A. Para siswa diwajibkan memakai seragam lengkap saat upacara berlangsung.
B. Para siswa-siswa diwajibkan memakai seragam lengkap saat upacara berlangsung.
C. Siswa-siswa diwajibkan untuk memakai seragam lengkap saat upacara berlangsung.
D. Para siswa diwajibkan untuk memakai seragam lengkap pada saat upacara berlangsung.
E. Para siswa memakai seragam lengkap saat berlangsungnya upacara berlangsung.
Jawaban: A. Para siswa diwajibkan memakai seragam lengkap saat upacara berlangsung.
Pembahasan:
Kalimat pada soal tidak efektif karena menggunakan bentuk jamak ganda “para siswa-siswa” dan penggunaan kata yang berlebihan seperti “untuk” dan “pada saat”. Kalimat menjadi lebih efektif setelah diperbaiki pada pilihan A.
Soal 3
Perhatikan paragraf berikut!
(1) Lingkungan sekolah yang bersih dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman. (2) Oleh karena itu, seluruh siswa perlu menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah. (3) Sampah yang berserakan dapat mengganggu kenyamanan belajar. (4) Selain itu, lingkungan yang kotor juga dapat menjadi sumber penyakit.
Kalimat utama paragraf tersebut terdapat pada kalimat …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (2) dan (3)
Jawaban: A. (1)
Pembahasan:
Kalimat utama merupakan inti pembahasan dalam paragraf. Kalimat (1) berisi gagasan umum tentang pentingnya lingkungan sekolah yang bersih, sedangkan kalimat lainnya menjadi penjelas.
Soal 4
Perhatikan dua kalimat berikut!
(1) Rina belajar dengan giat setiap hari.
(2) Ia berhasil memperoleh nilai yang memuaskan.
Kata hubung yang tepat untuk menggabungkan kedua kalimat tersebut adalah …
A. tetapi
B. sehingga
C. walaupun
D. sedangkan
E. kemudian
Jawaban: B. sehingga
Pembahasan:
Hubungan kedua kalimat menunjukkan sebab dan akibat. Rina belajar giat sehingga memperoleh nilai yang memuaskan. Oleh karena itu, kata hubung yang tepat adalah “sehingga”.
Soal 5
Perhatikan kalimat berikut!
“Pemerintah menghimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan.”
Penulisan kata tidak baku dalam kalimat tersebut adalah …
A. Pemerintah
B. masyarakat
C. menjaga
D. kebersihan
E. menghimbau
Jawaban: E. menghimbau
Pembahasan:
Kata “menghimbau” merupakan bentuk tidak baku. Penulisan yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia adalah “mengimbau”.
Soal 6
Perhatikan paragraf berikut!
Penggunaan kendaraan pribadi di kota besar terus meningkat setiap tahun. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan lalu lintas semakin sulit diatasi. Oleh sebab itu, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas transportasi umum agar masyarakat lebih tertarik menggunakannya.
Judul yang paling tepat untuk paragraf tersebut adalah …
A. Dampak Media Sosial bagi Masyarakat
B. Peningkatan Penggunaan Kendaraan Pribadi
C. Upaya Mengatasi Kemacetan melalui Transportasi Umum
D. Penyebab Kerusakan Lingkungan di Kota Besar
E. Pentingnya Kendaraan Mewah bagi Masyarakat
Jawaban: C. Upaya Mengatasi Kemacetan melalui Transportasi Umum
Pembahasan:
Paragraf membahas masalah kemacetan akibat penggunaan kendaraan pribadi serta upaya pemerintah meningkatkan transportasi umum sebagai solusi. Oleh karena itu, judul yang paling sesuai adalah upaya mengatasi kemacetan melalui transportasi umum.
Soal 7
Perhatikan kalimat berikut!
“Adik sedang mempelajari pelajaran matematika di kamar.”
Kalimat tersebut menjadi lebih efektif jika diperbaiki menjadi …
A. Adik sedang mempelajari matematika di kamar.
B. Adik sedang belajar pelajaran matematika di kamar.
C. Adik mempelajari pelajaran matematika di kamar tidur.
D. Adik sedang mempelajari matematika pelajaran di kamar.
E. Adik belajar di dalam kamar matematika.
Jawaban: A. Adik sedang mempelajari matematika di kamar.
Pembahasan:
Kalimat pada soal kurang efektif karena terdapat penggunaan kata yang berlebihan, yaitu “mempelajari pelajaran”. Kata “mempelajari” sudah bermakna belajar suatu pelajaran sehingga cukup ditulis “mempelajari matematika”.
Soal 8
Perhatikan paragraf berikut!
(1) Membaca buku dapat menambah wawasan dan pengetahuan. (2) Selain itu, membaca juga membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis. (3) Oleh karena itu, kebiasaan membaca perlu ditanamkan sejak usia dini. (4) Banyak anak lebih tertarik bermain gim dibanding membaca buku.
Kalimat yang tidak padu dalam paragraf tersebut adalah …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. Semua kalimat padu
Jawaban: D. (4)
Pembahasan:
Kalimat (1), (2), dan (3) membahas manfaat membaca dan pentingnya membiasakan membaca sejak dini. Sementara itu, kalimat (4) membahas anak yang lebih tertarik bermain gim sehingga kurang mendukung kepaduan paragraf.
Soal 9
Perhatikan kalimat berikut!
“Karena hujan turun sangat deras sehingga pertandingan sepak bola ditunda.”
Perbaikan kalimat yang tepat adalah …
A. Karena hujan turun sangat deras, maka pertandingan sepak bola ditunda.
B. Hujan turun sangat deras sehingga pertandingan sepak bola ditunda.
C. Karena hujan sangat deras sehingga pertandingan sepak bola ditunda.
D. Pertandingan sepak bola ditunda karena sehingga hujan deras.
E. Hujan deras maka pertandingan sepak bola ditunda sehingga.
Jawaban: B. Hujan turun sangat deras sehingga pertandingan sepak bola ditunda.
Pembahasan:
Kalimat pada soal tidak efektif karena menggunakan dua kata hubung sekaligus, yaitu “karena” dan “sehingga”. Kalimat menjadi efektif jika salah satu kata hubung dihilangkan.
Soal 10
Perhatikan kalimat berikut!
“Setiap peserta diwajibkan membawa photo copy kartu peserta ujian.”
Penulisan yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia adalah …
A. photo copy
B. photocopy
C. poto kopi
D. fotocopy
E. fotokopi
Jawaban: E. fotokopi
Pembahasan:
Kata baku yang benar menurut kaidah bahasa Indonesia adalah “fotokopi”. Kata tersebut merupakan bentuk serapan yang sudah disesuaikan dengan ejaan bahasa Indonesia.
Soal 11
Perhatikan paragraf berikut!
Pemanasan global menjadi salah satu masalah lingkungan yang saat ini mendapat perhatian dunia. Meningkatnya suhu bumi dapat menyebabkan perubahan iklim, mencairnya es di kutub, serta meningkatnya risiko bencana alam. Oleh karena itu, berbagai upaya perlu dilakukan untuk mengurangi dampak pemanasan global.
Ide pokok paragraf tersebut adalah …
A. Perubahan iklim terjadi di berbagai negara
B. Pemanasan global menjadi masalah lingkungan dunia
C. Es di kutub mulai mencair akibat suhu dingin
D. Bencana alam hanya disebabkan oleh manusia
E. Suhu bumi terus menurun setiap tahun
Jawaban: B. Pemanasan global menjadi masalah lingkungan dunia
Pembahasan:
Paragraf membahas pemanasan global sebagai masalah lingkungan yang berdampak besar terhadap bumi. Kalimat-kalimat berikutnya menjelaskan akibat dari pemanasan global.
Soal 12
Perhatikan kalimat berikut!
“Para hadirin dimohon untuk berdiri.”
Kalimat tersebut tidak efektif karena …
A. Menggunakan kata tidak baku
B. Tidak memiliki subjek
C. Menggunakan kata jamak ganda
D. Mengandung makna ambigu
E. Menggunakan tanda baca yang salah
Jawaban: C. Menggunakan kata jamak ganda
Pembahasan:
Kata “hadirin” sudah bermakna jamak sehingga tidak perlu ditambahkan kata “para”. Kalimat efektifnya menjadi:
“Hadirin dimohon untuk berdiri.”
Soal 13
Perhatikan dua paragraf berikut!
Paragraf 1:
Banyak siswa memanfaatkan internet untuk mencari informasi dan materi pembelajaran. Internet memberikan kemudahan dalam memperoleh berbagai sumber belajar secara cepat.
Paragraf 2:
______, penggunaan internet juga harus dilakukan secara bijak agar siswa tidak terpengaruh informasi yang tidak benar.
Kalimat penghubung yang paling tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah …
A. Dengan demikian
B. Selain itu
C. Akan tetapi
D. Oleh sebab itu
E. Bahkan
Jawaban: B. Selain itu
Pembahasan:
Paragraf kedua masih membahas tambahan informasi mengenai penggunaan internet. Oleh karena itu, kalimat penghubung yang paling tepat adalah “Selain itu”.
Soal 14
Perhatikan kalimat berikut!
“Setelah mengikuti pelatihan tersebut, kemampuan peserta meningkat dengan pesat.”
Makna imbuhan me- pada kata “meningkat” adalah …
A. Menjadi
B. Menggunakan alat
C. Menyebabkan
D. Menghasilkan
E. Melakukan pekerjaan
Jawaban: A. Menjadi
Pembahasan:
Kata “meningkat” berasal dari kata dasar “tingkat” yang mendapat imbuhan me-. Dalam kalimat tersebut, kata “meningkat” bermakna menjadi lebih tinggi atau menjadi lebih baik.
Soal 15
Perhatikan kalimat berikut!
“Anak-anak itu bermain bola di lapangan, tetapi hujan turun sangat deras.”
Penggunaan tanda baca pada kalimat tersebut sudah tepat karena …
A. Tanda koma digunakan sebelum kata hubung pertentangan
B. Tanda koma digunakan untuk memisahkan subjek dan predikat
C. Tanda koma digunakan sebelum kata kerja
D. Tanda koma digunakan setelah kata benda
E. Tanda koma digunakan untuk mengganti titik
Jawaban: A. Tanda koma digunakan sebelum kata hubung pertentangan
Pembahasan:
Dalam bahasa Indonesia, tanda koma digunakan sebelum kata hubung yang menyatakan pertentangan, seperti “tetapi”, “melainkan”, dan “sedangkan”. Karena itu, penggunaan koma pada kalimat tersebut sudah tepat.
Soal 16
Perhatikan paragraf berikut!
Kegiatan menanam pohon memiliki banyak manfaat bagi lingkungan. Pohon dapat membantu mengurangi polusi udara dan membuat lingkungan menjadi lebih sejuk. Selain itu, akar pohon juga membantu menyerap air sehingga dapat mengurangi risiko banjir.
Kalimat utama paragraf tersebut adalah …
A. Pohon membantu mengurangi polusi udara
B. Lingkungan menjadi lebih sejuk karena pohon
C. Akar pohon dapat menyerap air hujan
D. Kegiatan menanam pohon memiliki banyak manfaat bagi lingkungan
E. Pohon dapat mengurangi risiko banjir
Jawaban: D. Kegiatan menanam pohon memiliki banyak manfaat bagi lingkungan
Pembahasan:
Kalimat utama merupakan inti pembahasan paragraf. Pada paragraf tersebut, kalimat pertama menjadi gagasan umum yang kemudian dijelaskan oleh kalimat-kalimat berikutnya.
Soal 17
Perhatikan kalimat berikut!
“Para siswa sedang mengantri di depan ruang kelas.”
Perbaikan kata tidak baku pada kalimat tersebut adalah …
A. mengantre
B. mengantri
C. antri
D. ngantri
E. antrian
Jawaban: A. mengantre
Pembahasan:
Kata baku yang benar menurut kaidah bahasa Indonesia adalah “mengantre”, bukan “mengantri”.
Kalimat yang benar:
“Para siswa sedang mengantre di depan ruang kelas.”
Soal 18
Perhatikan paragraf berikut!
(1) Penggunaan plastik sekali pakai semakin meningkat setiap tahun. (2) Sampah plastik yang menumpuk dapat mencemari lingkungan. (3) Oleh karena itu, masyarakat perlu mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. (4) Banyak toko kini menyediakan tas belanja ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti kantong plastik.
Kalimat yang berisi hubungan sebab-akibat adalah …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (1) dan (4)
Jawaban: C. (3)
Pembahasan:
Kalimat (3) menggunakan kata “oleh karena itu” yang menunjukkan hubungan sebab-akibat dari masalah sampah plastik terhadap perlunya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Soal 19
Perhatikan kalimat berikut!
“Walaupun hujan turun deras, tetapi pertandingan tetap dilanjutkan.”
Kalimat tersebut tidak efektif karena …
A. Tidak memiliki objek
B. Menggunakan dua kata hubung yang bermakna sama
C. Menggunakan kata tidak baku
D. Mengandung kalimat pasif
E. Tidak memiliki predikat
Jawaban: B. Menggunakan dua kata hubung yang bermakna sama
Pembahasan:
Kalimat tidak efektif karena menggunakan dua kata hubung pertentangan sekaligus, yaitu “walaupun” dan “tetapi”.
Perbaikan yang tepat:
“Walaupun hujan turun deras, pertandingan tetap dilanjutkan.”
atau
“Hujan turun deras, tetapi pertandingan tetap dilanjutkan.”
Soal 20
Perhatikan kalimat berikut!
“Ibu membeli sayur buah dan ikan di pasar.”
Penggunaan tanda baca yang tepat pada kalimat tersebut adalah …
A. Ibu membeli sayur buah, dan ikan di pasar.
B. Ibu membeli sayur, buah, dan ikan di pasar.
C. Ibu membeli sayur buah dan, ikan di pasar.
D. Ibu membeli, sayur buah dan ikan di pasar.
E. Ibu membeli sayur buah dan ikan, di pasar.
Jawaban: B. Ibu membeli sayur, buah, dan ikan di pasar.
Pembahasan:
Tanda koma digunakan untuk memisahkan unsur-unsur dalam suatu perincian atau daftar. Karena itu, penulisan yang tepat adalah “sayur, buah, dan ikan”.
Pemahaman Bacaan dan Menulis (PBM) menjadi salah satu subtes penting dalam UTBK SNBT karena menguji kemampuan peserta dalam memahami isi bacaan sekaligus menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah yang benar. Oleh sebab itu, peserta perlu memahami berbagai materi seperti ide pokok, kalimat efektif, kata hubung, ejaan, hingga kalimat baku agar lebih siap menghadapi soal PBM.
Dengan rutin berlatih mengerjakan berbagai contoh soal PBM, kemampuan membaca, menganalisis, dan memahami penggunaan bahasa akan semakin meningkat. Selain membantu menghadapi UTBK SNBT, kemampuan tersebut juga sangat bermanfaat dalam kegiatan belajar maupun kehidupan sehari-hari.